Debat Calon Pradana Pramuka SMAIT Al-Multazam 2 Linggajati, Menyiapkan Pemimpin Berkarakter
Linggajati – Suasana penuh semangat dan antusiasme mewarnai kegiatan **Debat Calon Pradana Pramuka SMAIT Al-Multazam 2 Linggajati** yang diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian pemilihan Pradana Dewan Ambalan. Kegiatan ini menjadi sarana bagi para calon pemimpin untuk memperkenalkan visi, misi, serta program kerja yang akan mereka jalankan apabila mendapatkan amanah dari seluruh anggota Pramuka. Tiga santri terbaik tampil sebagai calon Pradana, yaitu **Bima Abaya Yahya**, **Jaysyur Rahman A. H.**, dan **Dalta Taaquuta F.** Ketiganya menyampaikan gagasan mengenai penguatan organisasi, peningkatan kedisiplinan, pengembangan karakter anggota, hingga inovasi kegiatan kepramukaan yang lebih aktif, kreatif, dan bermanfaat. Dalam sesi debat, para calon menjawab pertanyaan dari moderator dan panelis mengenai berbagai isu kepemimpinan, manajemen organisasi, penyelesaian masalah, serta strategi membangun kekompakan anggota Ambalan. Masing-masing calon menunjukkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi yang baik, serta keberanian dalam menyampaikan argumentasi secara santun dan bertanggung jawab. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Seluruh anggota Pramuka mengikuti setiap sesi dengan penuh perhatian untuk mengenal lebih dekat kapasitas, karakter, dan gagasan dari masing-masing calon. Kegiatan ini sekaligus menjadi media pendidikan demokrasi yang mengajarkan pentingnya memilih pemimpin berdasarkan integritas, kompetensi, dan program kerja, bukan sekadar popularitas. Pembina Pramuka SMAIT Al-Multazam 2 Linggajati, **Kak Nur Fadli, S.Pd.**, menyampaikan bahwa debat calon Pradana bukan sekadar agenda pemilihan ketua, tetapi merupakan bagian dari proses pembentukan karakter kepemimpinan santri. > “Melalui debat ini, kami ingin memberikan ruang bagi para calon untuk menunjukkan kualitas kepemimpinannya, sekaligus melatih keberanian menyampaikan gagasan, kemampuan berpikir kritis, serta kesiapan menerima amanah. Harapannya, siapa pun yang terpilih nantinya mampu menjadi teladan, menggerakkan organisasi, dan membawa Pramuka SMAIT Al-Multazam 2 Linggajati semakin berkembang serta memberikan manfaat bagi seluruh anggotanya,” ujar Kak Nur Fadli, S.Pd. Melalui kegiatan ini, SMAIT Al-Multazam 2 Linggajati kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi pemimpin yang berkarakter Qurani, berakhlak mulia, memiliki jiwa kepemimpinan, serta mampu berkontribusi secara positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Debat calon Pradana menjadi bukti bahwa pendidikan kepemimpinan tidak hanya dipelajari di dalam kelas, tetapi juga dibangun melalui pengalaman nyata, dialog yang sehat, dan proses demokrasi yang bertanggung jawab.





