Menjadi Santri Hebat Sejak Hari Pertama, BK SMAIT Al-Multazam 2 Bekali Santri Baru dengan Proposal Hidup pada kegiatan MORSA 2026

Kuningan– Dalam rangkaian kegiatan Masa Orientasi Santri (MORSA) Tahun Pelajaran 2026/2027, SMAIT Al-Multazam 2 Linggajati menyelenggarakan kegiatan Sharing Bersama Guru Bimbingan dan Konseling (BK) pada Senin, 6 Juli 2026, bertempat di Masjid As-Sahl. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh santri baru kelas X sebagai bekal awal dalam menjalani kehidupan di lingkungan pesantren dan sekolah.

Hadir sebagai narasumber, Ust. Mohamad Didi Khumaedi, M.Pd., Gr., Guru Bimbingan dan Konseling SMAIT Al-Multazam 2 Linggajati, menyampaikan materi bertajuk “Menjadi Santri Hebat: Menjadi Hamba yang Baik, Anak yang Berbakti, Santri yang Patuh, Pribadi yang Menyenangkan, dan Pelajar yang Berprestasi.” Materi disampaikan secara komunikatif, inspiratif, dan interaktif sehingga mampu membangun antusiasme para santri sejak hari pertama mereka mengawali pendidikan di SMAIT Al-Multazam 2.

Dalam pemaparannya, Ust. Didi menegaskan bahwa Bimbingan dan Konseling bukan sekadar tempat mengatasi permasalahan, melainkan menjadi sahabat sekaligus pendamping bagi setiap santri dalam proses menemukan potensi diri, membangun karakter Islami, mengembangkan kemampuan belajar, serta merancang masa depan yang lebih terarah.

“Guru BK hadir bukan untuk menghakimi, tetapi untuk membersamai setiap santri agar tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik, mengenali potensinya, serta mampu meraih cita-cita dengan penuh keyakinan,” ungkap beliau.

Melalui sesi refleksi dan diskusi, para santri diajak memahami bahwa keberhasilan seorang pelajar tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kualitas hubungan dengan Allah SWT, bakti kepada orang tua, kepatuhan terhadap aturan, kemampuan menjalin hubungan yang baik dengan sesama, serta keberanian memiliki mimpi besar.

Salah satu bagian yang paling berkesan dalam kegiatan ini adalah ketika setiap santri diminta menyusun Proposal Hidup selama tiga tahun belajar di SMAIT Al-Multazam 2. Dalam proposal tersebut, santri menuliskan target ibadah, akademik, hafalan Al-Qur’an, prestasi, pengembangan diri, hingga cita-cita yang ingin diraih setelah lulus. Kegiatan ini menjadi langkah awal agar setiap santri memiliki arah, tujuan, dan komitmen yang jelas dalam menjalani masa belajarnya.

Selain itu, para santri juga diperkenalkan dengan berbagai layanan Bimbingan dan Konseling yang tersedia di sekolah, mulai dari layanan konseling pribadi, sosial, belajar, hingga bimbingan karier dan studi lanjut. Sejak kelas X, santri didorong untuk mulai mengenali minat dan bakatnya sebagai bekal dalam menentukan pilihan pendidikan tinggi maupun profesi di masa depan.

Melalui kegiatan ini, SMAIT Al-Multazam 2 Linggajati berharap seluruh santri baru memahami bahwa Guru BK merupakan mitra yang siap mendampingi mereka dalam setiap proses pertumbuhan. Pendampingan tersebut diharapkan mampu membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga matang secara emosional, spiritual, dan sosial.

Kegiatan Sharing Bersama BK menjadi salah satu agenda penting dalam MORSA karena memberikan fondasi awal bagi santri untuk mengenal lingkungan sekolah, memahami sistem pembinaan yang diterapkan, serta menumbuhkan kesadaran bahwa setiap langkah yang dilakukan hari ini akan menentukan masa depan mereka. Dengan semangat tersebut, diharapkan lahir generasi SMAIT Al-Multazam 2 yang Qurani, berakhlak mulia, berprestasi, terampil berbahasa.

Scroll to Top